📍 JL. Durian Raya No. 1-2 Bugul Permai Kota Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia • 📞 08123530314 • ✉️

Yayasan Setya Anugrah Buana

Komunitas Senam • Edukasi • Program Sosial

🎓 Edukasi

pertanyaan yang patut dijauhi

S Ditulis oleh
Super Admin
| Selasa, 26 Mei 2026 | 2 menit baca | 4 kali dibaca

Ada beberapa pertanyaan yang patut dijauhi:

1. Bertanya tentang perbuatan Allah.

Seperti bertanya: Apakah Allah mampu menciptakan benda yang lebih besar dari diriNya..

2. Bertanya tentang tata cara sifat Allah.

Seperti bertanya: Bagaimanakah bentuk tangan Allah.. Dsb.

3. Bertanya untuk memperolok agama Allah.

Seperti bertanya: apa bahasa arabnya ngebalikin nasi? Jawab malikinnasi.

Ini adalah bentuk perolokkan terhadap ayat Allah.

4. Bertanya untuk memperlihatkan kehebatan diri kita.

Karena ini adalah fenomena ujub yang dapat menjerumuskan kepada kesombongan.

5. Bertanya untuk menjatuhkan martabat seorang guru di hadapan muridnya.

Ini adalah salah satu bentuk kekurang adaban murid terhadap gurunya, karena tidak semua ilmu diketahui oleh si guru.

6. Bertanya untuk menjidal kebenaran dengan kebatilan, agar manusia terhalang dari kebenaran.

Pertanyaan seperti ini biasanya akibat tidak taslim kepada dalil dan lebih mengedepankan ra’yu.

7. Bertanya yang menunjukkan ketidak ridlaan terhadap taqdir.

Seperti bertanya: kenapa Allah taqdirkan saya buta.. Dsb.

8. Bertanya sesuatu yang dapat memberatkan.

Seperti pertanyaan banu israil, ttg jenis sapi yang harus disembelih, padahal bila tidak bertanya, mereka boleh menyembelih sapi manapun.

Semua ini adalah pertanyaan yang haram.

Ada juga pertanyaan yang dimakruhkan oleh para ulama.

9. Bertanya sesuatu yang tidak ada manfaatnya.

Seperti bertanya: anjing yang ikut ashhabul kahfi itu anjing apa?

10. Bertanya sesuatu yang mustahil terjadi.

Seperti bertanya: apa hukum anak hasil perkawinan dari kambing dan babi.

11. Bertanya sesuatu yang belum terjadi.

Imam Ahmad bila ditanya, beliau berkata: Apakah sudah terjadi? Bila belum, beliau berkata: “Biarkan sampai terjadi dulu”.

12. Bertanya sesuatu yang sudah jelas.

13. Bertanya sebatas iseng saja.

Wallahu a’lam.

Oleh: Ust. Badrussalam. Lc

Kembali ke Daftar Berita
📰 Berita Terkait

Baca Juga Berita Lainnya

Semua Berita
🎓 Edukasi
26 Mei 2026

Mengapa (Masih) Bisa Sakit ?

Catatan : Kharisma Abadi *)   Pertanyaan tersebut muncul di tengah-tengah silahturahmi Munas ke-4 Yayasan Pelatihan Olah Tenaga Dalam Satya Buana di Jakarta, Juli 2010 yang lalu. Sejumlah peserta munas mempertanyakan mengapa sekalipun sudah mempunyai sistem...

Baca Selengkapnya
🎓 Edukasi
26 Mei 2026

Doa yang terpantul

Catatan : Kharisma Abadi ( Humas Satya Buana Surabaya) Inilah baiknya belajar Satya Buana secara utuh. Tidak setengah-setengah. Banyak sekali pengalaman yang bisa kita peroleh disini. Tak hanya sekedar kesehatan yang optimal, namun pengalaman spiritual...

Baca Selengkapnya